Laporan Kegiatan Pengajaran di RPTRA
Kegiatan Pengajaran di RTPRA Carina Sayang Dalam Pembelajaran Character Building Hari Ke - 1
Laporan Character Building
Kelas : LA 46
Kelompok : 7
Dosen : Arcadius benawa
Kode Dosen : D2840
Hari, tanggal : Jumat, 13 oktober 2017
Jam : 10.00 – 12.00
Lokasi : RPTRA Carina Sayang, Jalan Bojong Indah, Jakarta Barat
Tim yang hadir :
Ketua : Yustina Octaviani Tanu (2101627502)
Anggota :
1.Gabrielle Zhe (2101631033)
2. Isabel Erlina (2101626840)
2. Isabel Erlina (2101626840)
2. Verent Tantia (2101630402)
3.Kevin Lionardi (2101644710)
4.Theresia Rewina Kumayas (2101639364)
4.Theresia Rewina Kumayas (2101639364)
5.Verent Tantia (2101630402)
Tim yang tidak hadir : Tidak ada
Di zaman sekarang, masyarakat Indonesia semakin memudar moral dan sikap dari ciri – ciri Negara Indonesia berdasarkan nilai – nilai pancasila. Untuk itu, universitas Bina Nusantara (BINUS) mengadakan mata kuliah character building bagi mahasiswanya. Hal ini bertujuan untuk membentuk kembali dan menguatkan moral mahasiswanya yang dibentuk untuk lebih baik dan sesuai dengan nilai – nilai pancasila. Hal ini karena character building adalah suatu proses atau usaha yang dilakukan untuk membina, memperbaiki dan atau membentuk tabiat, watak, sifat kejiwaan, akhlak (budi pekerti), insan manusia (masyarakat) sehingga menunjukkan perangai dan tingkah laku yang baik berlandaskan nilai-nilai pancasila. Jadi dengan adanya character building, kita tidak hanya mengerti apa saja nilai – nilai yang terdapat pada pancasila, namun mahasiswa juga dituntut untuk dapat menjadi pribadi yang lebih baik.
Caranya melalui kegiatan yang mampu dimplementasikan dalam kehidupan sehari – hari. Baik dalam kehidupan kampus, keluarga, dan masyarakat sekitar. Untuk itu, kami dalam character building bekerja sama dengan Teach For Indonesia (TFI) melakukan kegiatan tersebut. Kami melakukan kegiatan mengajar secara sukarela di RPTRA Carina Sayang.
Persiapan kami sebelum mengajar ialah menentukan tempat yang akan dilakukan kegiatan mengajar. Setelah mendiskusikan dengan anggota tim, kami memutuskan untuk mengajukan proposal pada RPTRA Carina Syang.
Setelah disetujui oleh pihak RPTRA, pihak RPTRA meminta kami untuk bebas memilih pengajaran yang akan diberikan. Meskipun demikian, pihak RPTRA memprioritaskan pengajaran bahasa Inggris.
Hal ini karena pihak RPTRA ingin anak – anak di lingkungan tersebut mampu bersaing di masa yang akan datang.
Berdasarkan hasil perundingan, ditetapkan bahwa pengajaran dan tema yang diberikan ditentukan oleh pihak tim pengajar. Namun tetap bahasa inggris menjadi bahan ajaran prioritas. Lalu jumlah anak yang telah disepakati adalah berjumlah antara tiga puluh hingga empat puluh anak yang pesertanya ditentukan oleh pihak RPTRA. Namun usia peserta dibatasi untuk kelas sekolah dasar. Berdasarkan kesepakatan bersama, pihak RPTRA dan pihak pengajar bersedia melakukan pengajaran apabila telah diinformasikan maksimal 1 minggu sebelum pelaksanaan dimulai.
Foto bersama pihak RPTRA
Hasil kegiatan
Pemahaman Materi :
• Mengobservasi tempat kegiatan
• Meninjau kegiatan yang akan dilakukan bersama anak – anak
• Meninjau kegiatan belajar menagajar anak – anak
• Perundingan dengan pihak RPTRA
Kesimpulan : tujuan dari kegiatan kami pada hari ini adalah melakukan observasi langsung ke pihak RPTRA serta penyerahan form kegiatan pada pihak RPTRA
Jumlah anggota yang hadir : 6 orang
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tim yang tidak hadir :
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Laporan Character Building
Kelas : LA 46
Kelompok : 7
Dosen : Arcadius benawa
Kode Dosen : D2840
Hari, tanggal : Sabtu, 28 Oktober 2017
Jam : 10.00 – 12.00
Jumlah anak didik : 22 Orang
Lokasi : RPTRA Carina Sayang, Jalan Bojong Indah, Jakarta
Barat
Tim yang hadir :
Ketua : Yustina Octaviani Tanu (2101627502)
Anggota :
1.Gabrielle Zhe (2101631033)
2. Isabel Erlina (2101626840)
2. Isabel Erlina (2101626840)
2. Verent Tantia (2101630402)
3.Kevin Lionardi (2101644710)
4.Theresia Rewina Kumayas (2101639364)
4.Theresia Rewina Kumayas (2101639364)
5.Verent Tantia (2101630402)
Tim yang tidak hadir :
Tidak ada
Di zaman sekarang, masyarakat Indonesia semakin memudar
moral dan sikap dari ciri – ciri Negara Indonesia berdasarkan nilai – nilai
pancasila. Untuk itu, universitas Bina Nusantara (BINUS) mengadakan mata kuliah
character building bagi mahasiswanya. Hal ini bertujuan untuk membentuk kembali
dan menguatkan moral mahasiswanya yang dibentuk untuk lebih baik dan sesuai
dengan nilai – nilai pancasila. Hal ini karena character building adalah suatu
proses atau usaha yang dilakukan untuk membina, memperbaiki dan atau membentuk
tabiat, watak, sifat kejiwaan, akhlak (budi pekerti), insan manusia
(masyarakat) sehingga menunjukkan perangai dan tingkah laku yang baik
berlandaskan nilai-nilai pancasila. Jadi dengan adanya character building, kita
tidak hanya mengerti apa saja nilai – nilai yang terdapat pada pancasila, namun
mahasiswa juga dituntut untuk dapat menjadi pribadi yang lebih baik.
Caranya
melalui kegiatan yang mampu dimplementasikan dalam kehidupan sehari – hari.
Baik dalam kehidupan kampus, keluarga, dan masyarakat sekitar. Untuk itu, kami
dalam character building bekerja sama dengan Teach For Indonesia (TFI)
melakukan kegiatan tersebut. Kami melakukan kegiatan mengajar secara sukarela
di RPTRA Carina Sayang.
Pada pertemuan pertama, kami melakukan persiapan terlebih
dahulu sebelum melakukan pengajaran. Sebelum waktu keberangkatan, kami
melakukan pengarahan untuk menentukan peran masing – masing dalam pengajaran
ini. peran yang ada adalah moderator yang bertugas sebagai pembawa acara,
operator dan juru kamera yang membantu dalam proses pengajaran, serta pembagian
tingkatan untuk pengajaran. Pada pertemuan pertama, bahan yang akan dibawa
adalah perkenalan namun dikemas dengan bahasa inggris. Selain itu, di pertemuan
pertama ini, tim menyiapkan camilan kecil untuk dapat dinikmati oleh anak –
anak.
Sebelum pengajaran dilakukan, anak – anak berdoa terlebih
dahulu. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan naskah sumpah pemuda. Hal ini
karena pengajaran dilakukan tepat pada tangga 28 oktober. Kemudian dialnjutkan
dengan perkenalan tim kepada anak – anak yang dilanjutkan dengan pengenalan
diri anak anak. Karena peserta di hari itu adaalh anak – anak campuran dari
berbagai kelas dan sekolah.
pembacaan naskah sumpah pemuda oleh anak di RPTRA
Perkenalan dengan
anak - anak
Anak – anak mendengarkan
instruksi dengan tenang dan tertib
Setelah itu, anak – anak diajak untuk bermain permainan
kecil yang disertai nyanyian. Hal ini agar tim mampu lebih dekat dengan anak –
anak. Terlihat anak – anak sangat gembira dan mulai adanya antusiasme. Kemudian
tim memberikan sedikit video edukasi bagi anak – anak. Tak hanya sekadar
menikmati video yang diputar, namun tim juga memberikan pertanyaan bagi anak –
anak dari video tersebut. Tujuannya agar anak – anak bisa lebih focus dan
konsentrasi untuk menerima materi yang akan dibawakan. Dari kegiatan ini,
banyak anak – anak yang berlomba – lomba untuk menjawab pertanyaan dari tim.
Karena anak yang telah menjawab akan menjawab hadiah, meskipun jawaban anak
kurang tepat. Namun hadiah yang diberikan oleh anak akan berbeda antara
menjawab tepat dengan yang kurang tepat. Tujuannya agar si anak tidak malu
untuk menyampaikan pendapatnya di kemudian hari.
Anak – anak diajak
untuk bermain games agar tetap focus
Anak – anak menyaksikan
video edukasi yang diberikan oleh kami
Lalu kegiatan dilanjutkan dengan pemisahan kelas berdasarkan
kelasnya. Namun ada beberapa anak yang harus pindah kelas akrena adanya
perbedaan kemampuan bahasa inggris di sekolahnya. Hal ini terjadi bagi anak
kelas 3 SD dan 4 SD di sekolah dasar negeri yang harus berada di kelas 1 SD dan
2 SD karena mereka belum mendapat kelas bahasa inggris di sekolahnya. Alhasil
terjadi penumpukan anak di kelas 1 SD dan 2 SD.
Pemisahan kelas dilakukan atas 3 tingkatan, yaitu kelas 1
dan 2 SD, 3 dan 4SD, 5 dan 6 SD. Untuk kelas 1 SD dan 2 SD, materi yang diberikan
adalah pengenalan kata – kata benda dalam bahasa inggris. Oleh karena itu, tim
pengajar mengajak mereka bereksplorasi melalui melihat, mengamati, mendengar,
dan mengucapkan ulang kata benda di sekitar yang dipandu oleh tim pengajar.
Untuk kelas 3 SD dan 4 SD, materi yang diberikan adalah
pengenalan kalimat dalam bahasa inggris. Pengajaran dilakukan dengan
menggunakan kertas dan ditampilkan kepada anak – anak. Kemudian dijelaskan bagaimana
cara membuat kalimat yang baik dan benar dalam kaidah bahasa inggris.
Untuk kelas 5 SD dan 6 SD, materi yang diajarkan adalah grammar dalam bahasa inggris. Selain
itu, tim pengajar menyadari bahwa anak – anak pada tingkatan ini belum dapat
membaca bahasa inggris dengan baik dan benar. Untuk itu, tim pengajar mengajari
bagaimana cara membaca yang baik menggunakan bacaan dari buku yang tersedia di
RPTRA tersebut dan buku paket yang ada.
Acara diakhiri dengan pembagian camilan kecil bagi anak –
anak dan berpamitan dengan tim. Namun sebelumnya dilakukan sesi foto bersama sebagai
tanda sudah dialkukannya kegiatan pengajaran di pertemuan pertama ini.
Foto bersama dengan
para anak - anak dan juga pihak dari RPTRA
Hasil kegiatan
A.
Pemahaman materi
·
Pengenalan binatang dengan Bahasa inggris :
sebgaian besar anak sudah mengenal dengan baik
·
Masih ada anak yang memiliki tingkat kelas yang
sama namun tingkatan dalam Bahasa inggris yang jauh berbeda.
·
Anak – anak masih sulit dalam menggucapkan
kalimat Bahasa inggris yang benar
B.
Sikap anak pada saat pembelajaran
·
Awal : anak – anak masih merasa malu untuk
menjawab pertanyaan dari kami
·
Akhir : anak – anak sudah dapat diajak untuk
berinteraksi dan semangat
Kesimpulan : tujuan dari kegiatan kami pada hari ini adalah
meningkatkan dan menambah pengetahuan anak dalam bidang Bahasa inggris
Perbaikan yang akan dilakukan : lebih meningkatkan
pembelajaran anak dalam reading dan speaking
Jumlah anggota yang hadir : 6 orang
Jumlah peserta didik : 22 orang
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kegiatan Pengajaran di RTPRA Carina Sayang Dalam Pembelajaran Character Building Hari Ke - 3
Tim yang tidak hadir :
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kegiatan Pengajaran di RTPRA Carina Sayang dalam Pembelajaran Character Building Hari ke - 4
Tim yang hadir :
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kegiatan Pengajaran di RTPRA Carina Sayang Dalam Pembelajaran Character Building Hari Ke - 3
Laporan Character Building
Kelas : LA 46
Kelompok : 7
Dosen : Arcadius benawa
Kode Dosen : D2840
Hari, tanggal : Jumat, 10 November 2017
Jam : 10.00 – 12.00
Jumlah anak didik : 41 Orang
Lokasi : RPTRA Carina Sayang, Jalan Bojong Indah, Jakarta Barat
Tim yang hadir :
Ketua : Yustina Octaviani Tanu (2101627502)
Anggota :
1.Gabrielle Zhe (2101631033)
2. Isabel Erlina (2101626840)
2. Isabel Erlina (2101626840)
2. Verent Tantia (2101630402)
3.Kevin Lionardi (2101644710)
4.Theresia Rewina Kumayas (2101639364)
4.Theresia Rewina Kumayas (2101639364)
5.Verent Tantia (2101630402)
Tim yang tidak hadir :
Tidak ada
Di zaman sekarang, masyarakat Indonesia semakin memudar
moral dan sikap dari ciri – ciri Negara Indonesia berdasarkan nilai – nilai
pancasila. Untuk itu, universitas Bina Nusantara (BINUS) mengadakan mata kuliah
character building bagi mahasiswanya. Hal ini bertujuan untuk membentuk kembali
dan menguatkan moral mahasiswanya yang dibentuk untuk lebih baik dan sesuai
dengan nilai – nilai pancasila. Hal ini karena character building adalah suatu
proses atau usaha yang dilakukan untuk membina, memperbaiki dan atau membentuk
tabiat, watak, sifat kejiwaan, akhlak (budi pekerti), insan manusia
(masyarakat) sehingga menunjukkan perangai dan tingkah laku yang baik
berlandaskan nilai-nilai pancasila. Jadi dengan adanya character building, kita
tidak hanya mengerti apa saja nilai – nilai yang terdapat pada pancasila, namun
mahasiswa juga dituntut untuk dapat menjadi pribadi yang lebih baik.
Caranya
melalui kegiatan yang mampu dimplementasikan dalam kehidupan sehari – hari.
Baik dalam kehidupan kampus, keluarga, dan masyarakat sekitar. Untuk itu, kami
dalam character building bekerja sama dengan Teach For Indonesia (TFI)
melakukan kegiatan tersebut. Kami melakukan kegiatan mengajar secara sukarela
di RPTRA Carina Sayang.
Pada pertemuan kedua, persiapan yang kami lakukan adalah
membuat lembar kerja yang telah disesuaikan dengan tingkatan. Pada lembar
kerja, tema telah disesuaikan dengan materi dari tim pengajar. Selain itu, pada
setiap lembar kerja diberi ilustrasi yang menarik yang dapat diberi warna oleh
anak – anak. Hal ini bertujuan agar anak – anak dapat semangat dalam
menyelesaikan lenbar kerja.
anka - anak sekolah Carina Sayang duduk rapi dan tertib dalam mendengarkan kami
perkenalan bersama anak - anak sekolah Carina Sayang
Acara dimulai dengan memberi sedikit permainan agar anak –
anak dapat semangat. Lalu acara dilanjutkan dengan pemisahan kelas. Pemisahan
dilakukan sesuai tingkatan yang telah dilakukan pada pertemuan pertama.
Kegiatan pada pertemuan ini tidak terlalu terhambat. Hal ini karena semua
pesertanya berasal dari sekolah yang sama, yaitu Carina Sayang. Semua anak
mengerjakan dengan penuh antusiasme. Anak – anak senang karena bisa mendapatkan
materi bahasa inggris di luar materi yang telah diajarkan. Sehingga mereka
merasa mendapatkan pengetahuan baru yang bisa menambah wawasan.
interaksi dalam pembelajaran bahasa inggris secara kelmpok
pendalam materi bahasa inggris oleh anggota kami
Dalam kegiatan ini, semua dapat berjalan dengan baik. Hanya
saja ada beberapa kendala. Pertama, pengajar diberikan anak yang memiliki
kelainan mental, yaitu Justin. Karena pengajar belum pernah mendapat pengalaman
ini, pengajar pun mencoba bertanya kepada guru yang mendampinginya. Beruntung
guru dan teman – teman sekitarnya membantu untuk mengarahkan Justin. Kedua,
terkadang pengajar menemukan anak yang pasif dan apatis dengan kehadiran
pengajar. Sehingga pengajar kesulitan mengahadapi anak – anak tersebut.
Pengajaran diakhiri dengan kegiatan bersama. Beberapa anak
berinisiatif untuk menampilkan nyanyian dengan gaya mereka. Tentunya muncul
humor di kegiatan tersebut. Selain itu mereka mengajak tim untuk bermain
bersama dan mereka meminta tanda tangan dari anggota setiap tim sebagai kenang
– kenangan. Bahkan beberapa anak menanyakan nomor telepon maupun social media
untuk dapat berkomunikasi. Acara diakhiri dengan melakukan sesi foto bersama.
Hasil kegiatan
A.
Pemahaman materi
·
Pembelajaran dengan pemberian materi Bahasa inggris
diluar materi sekolah
·
Masih ada anak yang kesulitan dalam membaca kata
dalam Bahasa inggris
·
Pengajaran mengalami kesulitan dalam memberikan
pelajaran kepada seorang anak yang mengalami kelainan mental
B.
Sikap anak pada saat pembelajaran
·
Awal : anak – anak masih diam dan sulit untuk
berinteraksi
·
Akhir : anak – anak sudah dapat diajak untuk
berinteraksi dan antusias yang tinggi
Kesimpulan : tujuan dari kegiatan kami pada hari ini adalah
meningkatkan dan menambah pengetahuan anak dalam bidang Bahasa inggris dan
memberikan semangat kepada anak – anak agar tidak jenuh dalam belajar
Perbaikan yang akan dilakukan : meningkatkan pembelajara
inggris dalam speaking dan reading
Jumlah anggota yang hadir : 6 orang
Jumlah peserta didik : 35 orang
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kegiatan Pengajaran di RTPRA Carina Sayang dalam Pembelajaran Character Building Hari ke - 4
Laporan Character Building
Kelas : LA 46
Kelompok : 7
Dosen : Arcadius benawa
Kode Dosen : D2840
Hari, tanggal : Jumat, 17 November 2017
Jam : 10.00 – 12.00
Jumlah anak didik : 40 Orang
Lokasi : RPTRA Carina Sayang, Jalan Bojong Indah, Jakarta Barat
Tim yang hadir :
Ketua : Yustina Octaviani Tanu (2101627502)
Anggota :
1.Gabrielle Zhe (2101631033)
2. Isabel Erlina (2101626840)
2. Isabel Erlina (2101626840)
2. Verent Tantia (2101630402)
3.Kevin Lionardi (2101644710)
4.Theresia Rewina Kumayas (2101639364)
4.Theresia Rewina Kumayas (2101639364)
5.Verent Tantia (2101630402)
Tim yang tidak hadir :
Tidak ada
Di zaman sekarang, masyarakat Indonesia semakin memudar
moral dan sikap dari ciri – ciri Negara Indonesia berdasarkan nilai – nilai
pancasila. Untuk itu, universitas Bina Nusantara (BINUS) mengadakan mata kuliah
character building bagi mahasiswanya. Hal ini bertujuan untuk membentuk kembali
dan menguatkan moral mahasiswanya yang dibentuk untuk lebih baik dan sesuai
dengan nilai – nilai pancasila.
Hal ini karena character building adalah suatu
proses atau usaha yang dilakukan untuk membina, memperbaiki dan atau membentuk
tabiat, watak, sifat kejiwaan, akhlak (budi pekerti), insan manusia
(masyarakat) sehingga menunjukkan perangai dan tingkah laku yang baik
berlandaskan nilai-nilai pancasila. Jadi dengan adanya character building, kita
tidak hanya mengerti apa saja nilai – nilai yang terdapat pada pancasila, namun
mahasiswa juga dituntut untuk dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Caranya
melalui kegiatan yang mampu dimplementasikan dalam kehidupan sehari – hari.
Baik dalam kehidupan kampus, keluarga, dan masyarakat sekitar.
Untuk itu, kami
dalam character building bekerja sama dengan Teach For Indonesia (TFI)
melakukan kegiatan tersebut. Kami melakukan kegiatan mengajar secara sukarela
di RPTRA Carina Sayang.
Pada pertemuan ketiga, persiapan yang kami lakukan adalah
membuat lembar kerja lanjutan yang telah disesuaikan dengan tingkatan. Tak
hanya lembar kerja lanjutan, tim pun diberi arahan untuk mendampingi anak –
anak yang sama dengan pertemuan kedua dan menyiapkan materi lain selain bahasa
inggris.
Acara dimulai dengan memberi sedikit permainan agar anak –
anak dapat semangat. Lalu acara dilanjutkan dengan pemisahan kelas. Pemisahan
dilakukan sesuai tingkatan yang telah dilakukan pada pertemuan kedua. Kegiatan
pada pertemuan ini tidak terlalu terhambat. Hal ini karena semua pesertanya
berasal dari pertemuan sebelumnya.
Dalam kegiatan ini, semua dapat berjalan dengan baik. Semua
anak mengerjakan lembar kerja dengan baik. Tak hanya itu, beberapa kelas yang
memiliki tugas dari guru di sekolahnya diajarkan oleh pengajar. Tidak hanya
tugas bahasa inggris, namun juga tugas pelajaran yang lainnya, seperti
matematika.
pemberian lembar kerja kepada anak - anak sekolah Carina Sayang
anggota kami membantu anak - anak mengerjakan tugas sekolah
Pengajaran diakhiri dengan kegiatan bersama. Banyak dari
anak – anak yang meminta untuk mengajarkan kerajinan tangan di pertemuan
berikutnya. Oleh karena itu, sambil bersenda gurau, anak anak diajak untuk
berdiskusi, kerjainan tangan apa yang ingin diajarkan berikutnya. Namun banyak
anak – anak yang kebingungan untuk menentukan kerjainan yang ingin diajarkan.
Namun tim tetap mengajak anak – anak untuk menentukan kerajinan yang ingin
diajarkan. Karena bagi tim, sejak kecil anak – anak harus diajarkan keberaninan
untuk berbicara namun tetap bertanggung jawab.
Meskipun akhirnya mereka belum mampu untuk menentukan
kerjainan yang ingin diajarkan, namun tim bangga dengan anak – anak karena mau
menyampaikan keinginannya untuk belajar membuat kerjainan tangan. Akhirnya anak
– anak berpamitan dengan tim.
anank - anak berbaris untuk kembali ke sekolah Carina Sayang
Hasil kegiatan
A.
Pemahaman materi
·
Pembelajaran dengan pemberian lembar kerja,
semua anak dapat mengerjakannya dengan baik
·
Masih ada anak yang kesulitan dalam membaca kata
dalam Bahasa inggris
·
Anak – anak masih sulit dalam menggucapkan
kalimat Bahasa inggris yang benar
B.
Sikap anak pada saat pembelajaran
·
Awal : anak – anak masih diam dan sulit untuk
berinteraksi
·
Akhir : anak – anak sudah dapat diajak untuk
berinteraksi
Kesimpulan : tujuan dari kegiatan kami pada hari ini adalah
meningkatkan dan menambah pengetahuan anak dalam bidang Bahasa inggris dan
memberikan semangat kepada anak – anak agar tidak jenuh dalam belajar
Perbaikan yang akan dilakukan : melakukan kegiatan kreatifitas
bersama anak - anak
Jumlah anggota yang hadir : 6 orang
Jumlah peserta didik : 40 orang
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kegiatan Pengajaran di RTPRA Carina Sayang dalam Pembelajaran Character Building Hari ke - 5
Laporan Character Building
Kelas : LA 46
Kelompok : 7
Dosen : Arcadius benawa
Kode Dosen : D2840
Hari, tanggal : Selasa, 19 Desember 2017
Jam : 09.00 – 11.00
Jumlah anak didik : 18 Orang
Lokasi : RPTRA Carina Sayang, Jalan Bojong Indah, Jakarta Barat
Tim yang hadir :
Ketua : Yustina Octaviani Tanu (2101627502)
Anggota :
1.Gabrielle Zhe (2101631033)
2. Isabel Erlina (2101626840)
2. Isabel Erlina (2101626840)
2. Verent Tantia (2101630402)
3.Kevin Lionardi (2101644710)
4.Theresia Rewina Kumayas (2101639364)
4.Theresia Rewina Kumayas (2101639364)
5.Verent Tantia (2101630402)
Tim yang tidak hadir :
Tidak ada
Di zaman sekarang, masyarakat Indonesia semakin memudar
moral dan sikap dari ciri – ciri Negara Indonesia berdasarkan nilai – nilai
pancasila. Untuk itu, universitas Bina Nusantara (BINUS) mengadakan mata kuliah
character building bagi mahasiswanya. Hal ini bertujuan untuk membentuk kembali
dan menguatkan moral mahasiswanya yang dibentuk untuk lebih baik dan sesuai
dengan nilai – nilai pancasila. Hal ini karena character building adalah suatu
proses atau usaha yang dilakukan untuk membina, memperbaiki dan atau membentuk
tabiat, watak, sifat kejiwaan, akhlak (budi pekerti), insan manusia
(masyarakat) sehingga menunjukkan perangai dan tingkah laku yang baik
berlandaskan nilai-nilai pancasila. Jadi dengan adanya character building, kita
tidak hanya mengerti apa saja nilai – nilai yang terdapat pada pancasila, namun
mahasiswa juga dituntut untuk dapat menjadi pribadi yang lebih baik.
Caranya
melalui kegiatan yang mampu dimplementasikan dalam kehidupan sehari – hari.
Baik dalam kehidupan kampus, keluarga, dan masyarakat sekitar. Untuk itu, kami
dalam character building bekerja sama dengan Teach For Indonesia (TFI)
melakukan kegiatan tersebut. Kami melakukan kegiatan mengajar secara sukarela
di RPTRA Carina Sayang.
Pada pertemuan keempat, tim menyiapkan berbagai perseiapan.
Tim meyiapkan bingkisan bagi anak – anak RPTRA sebagai kenang – kenangan dari
tim pengajar. Lalu berhubungan dengan hari ibu, dan pengambilan raport, maka
tim memutuskan untuk membuat kerjainan yang berhubungan dengan hari ibu. Maka
tim menyiapkan contoh pembuatan kartu ucapan yang tingkat kesulitannya
ditentukan oleh tingkatan kelas. Selain itu, aksesori wajib juga disiapkan oleh
tim. Aksesori yang dibuatkan adalah 1 set pola bunga mawar yang sudah digambar
dan 1 tusuk gigi. Selain itu juga disiapkan wallpaper untuk diaplikasikan pada
kartu. Alat – alat seperti gunting, lem, perekat, spidol, pena, dan pensil
warna telah disiapkan oleh tim.
Acara diawali dengan menanyakan keadaan anak mengenai raport
dan menanyakan kabar ibu di rumah atau yang berada di sampingnya. Hal ini agar
anak merasa dipedulikan. Sehingga tim tidak dianggap seperti orang asing. Pada
kali ini, tim memperbolehkan para orang tua untuk ikut dalam kegiatan ini.
Kemudian acara dilanjutkan dengan pemisahan kelas berdasarkan tingkatan dan selera anak untuk membuat kartu ucapannya. Pada tingkat mudah, anak hanya diminta untuk menggunting pola kartu beserta wallpaper yang telah dipilih. Kemudian si anak harus menempelkan pola tersebut dengan wallpaper dengan perekat ataupun lem. Setelah itu, si anak akan menuliskan ucapannya kepada ibu. Jika sudah, maka si anak akan mewarnai aksesori wajib, yaitu bunga mawar. Kemudian pola bunga akan digunting dan tusuk gigi ditancapkan bpada bunga tersebut. Setelah itu, bunga akan ditempelkan pada sisi tengah kartu ucapan. Meski bagi tim mudah, namun bagi anak – anak tersebut pekerjaan ini bukanlah hal yang mudah. Terbukti banyak anak – anak yang harus mengulang beberapa bagian pekerjanya. Terutama pada saat menggunting pola dengan wallpapernya.
anak - anak antusias dalam membuat kartu ucapan
Kemudian pada tingkat sulit, anak akan diminta untuk
membentuk kartunya agar menjadi kartu 3 dimensi. Anak – anak akan diarahkan
untuk melipat kertas sehingga bentuknya menjadi 4 bagian. Kemudian bagian 2 dan
3 / tengah disatukan dengan perekat.
Kemudian bagian yang telah disatukan dibentuk pola hingga nantinya dignuting
dan terlihat bentuk 3 dimensi. Lalu sisanya anak – anak diminta untuk
menentukan sendiri ucapan dan desainnya. Hal ini agar anak – anak bebas
mengekspresikan dirinya tanpa ada rasa malu. Karena tim selalu mengapresiasi
hasil karya anak – anak. Kesulitan anak – anak adalah membentuk kartunya.
anak - anak mendengarkan instruksi dengan baik
Terbukti dari banyaknya anak – anak yang harus mengulang. Selain itu dalam
menentukan pola, banyak anak – anak yang kebingungan untuk menentukan pola pada
3 dimensinya. Sehingga tim pun membantu untuk menggambarnya berdasarkan permintaan
anak tersebut. Pada saat menggunting pola 3 dimensi, tim pun memberi pengarahan
agar hasil potongannya tidak terlepas dari kartunya.
anak - anak senang dapat membuat kartu ucapan untuk ibunya
Acara diakhiri dengan pemberian bingkisan bagi anak – anak
yang telah menyelesaikan pembuatan kartu ucapan untuk hari ibu. Tim pun
mengatakan bahwa kartu ini dapat dijadikan refrensi untuk membuat kartu ucapan
natal. Akhirnya tim berfoto bersama untuk terakhir kalinya dalam kegiatan
pengajaran ini.
Hasil kegiatan
A.
Pemahaman materi
·
Meningkatkan kreatifitas anak – anak dalam
kegiatan kerajinan tangan
·
Menambah pengetahuan dalam bidang kreatifitas
·
Anak – anak rapih dan tertib dalam mendengarkan
instruksi dari kami
B.
Sikap anak pada saat pembelajaran
·
Awal : anak – anak masih merasa malu untuk
menjawab pertanyaan dari kami
·
Akhir : anak – anak sudah dapat diajak untuk
berinteraksi dan semangat
Kesimpulan : tujuan dari kegiatan kami pada hari ini adalah
meningkatkan kreativitas dan menambah pengetahuan anak dalam bidang kerajinan tangan serta memberikan
semangat agar anak tidak jenuh dalam belajar
Jumlah anggota yang hadir : 6 orang
Jumlah peserta didik : 35 orang
demikian pengalam kami dalam proses pengajaran di RTPRA Carina Sayang. dengan demikian pengajaran kami di RTPRA Carina Sayang pun berakhir pada hari kelima. berdasarkan pengalaman kami fasilitas di RTPRA sudah memadai untuk kegiatan belajar mengajar. Suasana yang menyenangkan serta guru - guru yang ramah kepada kami. semoga laporan dari kelompok kami bermanfaat bagi semua pembaca.Sekian laporan dari kami mohon maaf bila ada kesalahan dalam pengetikan atau kesalahan lainnya. Terima kasih atas waktu yang diberikan untuk membaca blog kami.
demikian pengalam kami dalam proses pengajaran di RTPRA Carina Sayang. dengan demikian pengajaran kami di RTPRA Carina Sayang pun berakhir pada hari kelima. berdasarkan pengalaman kami fasilitas di RTPRA sudah memadai untuk kegiatan belajar mengajar. Suasana yang menyenangkan serta guru - guru yang ramah kepada kami. semoga laporan dari kelompok kami bermanfaat bagi semua pembaca.Sekian laporan dari kami mohon maaf bila ada kesalahan dalam pengetikan atau kesalahan lainnya. Terima kasih atas waktu yang diberikan untuk membaca blog kami.

















Komentar
Posting Komentar